Kumpulan Contoh Puisi Sakit Hati Terbaru

Contoh Puisi Sakit Hati – Puisi adalah bentuk karya sastra yang terdiri dari baris-baris yang ditulis dengan ritme, riman, dan struktur kata yang terorganisir dengan baik. Tujuan dari puisi adalah untuk mengekspresikan perasaan, pemikiran, atau ide-ide tertentu dengan indah dan kreatif. Puisi biasanya dibaca dengan suara yang teratur dan diucapkan dengan ritme yang sesuai dengan struktur kata yang terorganisir. Banyak puisi yang ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, tetapi puisi juga dapat ditulis dalam bahasa lain.

Puisi sakit hati adalah puisi yang mengekspresikan perasaan sakit atau kekecewaan yang dirasakan oleh penulisnya. Puisi ini biasanya ditulis untuk mengeluarkan emosi atau untuk menyampaikan pesan yang berkaitan dengan sakit hati yang dirasakan. Biasanya, puisi sakit hati memiliki struktur yang sederhana dan diucapkan dengan suara yang lembut dan menyentuh. Beberapa puisi sakit hati dapat menyentuh emosi pembaca dan membantu mereka untuk mengeluarkan perasaan yang sama. Namun, puisi sakit hati juga dapat menjadi terlalu subjektif dan bersifat menyalahkan, sehingga tidak selalu dapat diterima oleh semua orang.

Unsur – Unsur Puisi

Unsur Intrinsik

Elemen intrinsik puisi adalah elemen-elemen puisi yang membangun puisi dari dalam, intrinsik puisi ini terbagi lagi menjadi dua jenis, yaitu elemen fisik dan elemen batin. Elemen fisik puisi adalah sarana-sarana yang digunakan oleh penyair untuk mengungkapkan hakikat puisi. Secara umum terdapat enam elemen fisik puisi, yaitu diksi, imaji, kata konkret, gaya bahasa, rima, dan topografi.

Baca Juga:  Tari Sekapur Sirih – Sejarah, Fungsi, Makna, Properti dan Perkembangannya

1. Diksi

Diksi adalah pemilihan kata-kata yang digunakan oleh penyair dalam puisinya. Puisi adalah bentuk karya sastra yang padat dengan sedikit kata-kata sehingga diksi atau pemilihan kata menjadi sangat penting dan krusial bagi nilai estetika puisi.

2. Imaji

Imaji adalah unsur yang melibatkan penggunaan indra manusia bisa dibagi menjadi tiga, yaitu imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual), dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil).

3. Kata Konkret

Kata kongkret merupakan kata yang memungkinkan terjadinya imaji, bersifat imajinatif sehingga memunculkan imaji, biasanya berhubungan dengan kata kiasan atau lambang.

4. Gaya Bahasa

Gaya bahasa atau majas adalah penggunaan bahasa yang bersifat seolah-olah menghidupkan dan menimbulkan makna konotasi dengan menggunakan bahasa figuratif. Beberapa macam-macam majas yang sering digunakan pada puisi misalnya seperti retorika, metafora, personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, repetisi, anafora, antitesis, klimaks, antiklimaks, satire, paradoks, dan lain-lain.

5. Rima

Rima atau irama merupakan persamaan bunyi pada puisi, baik di awal, tengah, atau pada akhir baris puisi. Sementara ritma adalah tinggi rendah, panjang pendek, keras lemahnya bunyi.

6. Tipografi

Tipografi atau perwajahan adalah bentuk puisi yang dipenuhi dengan kata, tepi kiri kanan, dan tidak memiliki pengaturan baris. Biasanya pada baris puisi tidak selalu diawali huruf besar (kapital) serta tidak diakhiri dengan tanda titik.

Unsur Batin Puisi

Unsur batin puisi merupakan unsur yang berkaitan dengan batin dalam pembacaan puisi. Secara umum ada 4 unsur batin puisi yakni tema, rasa, nada, dan amanat.

1. Tema

Tema adalah unsur utama pada puisi karena tema berkaitan erat dengan makna yang dihasilkan dari suatu puisi. Pada puisi, sebuah tema menjadi landasan dan garis besar dari isi puisi tersebut.

Baca Juga:  Tari Remo – Sejarah, Makna Filosofi, Komposisi Gerakan, dan Perkembangan Saat Ini

2. Rasa

Rasa atau feeling pada puisi merupakan sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial, pengalaman, dan psikologi penyair.

3. Nada

Yang dimaksud nada atau suasana pada puisi adalah sikap penyair terhadap pembacanya. Nada berhubungan dengan tema dan rasa yang ditujukan penyair pada pembaca, bisa dengan nada menggurui, mendikte, nada sombong, nada tinggi atau seolah ingin bekerja sama dengan pembaca.

4. Amanat

Pada puisi, amanat atau tujuan merupakan pesan yang terkandung di dalam sebuah puisi. Amanat dapat ditemukan dengan memaknai puisi tersebut secara langsung atau tidak langsung.

Unsur Ekstrinsik Puisi

Unsur ekstrinsik pada puisi ini antara lain adalah unsur biografi, unsur nilai, dan unsur kemasyarakatan.

1. Unsur Biografi

Yang dimaksud unsur biografi adalah latar belakang atau riwayat hidup dari penyair puisi. Tentunya pengalaman hidup dari penyair akan mempengaruhi karya puisi yang diciptakan.

2. Unsur Nilai

Dalam puisi selalu mengandung unsur nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Unsur nilai pada puisi bisa berupa nilai-nilai di bidang ekonomi, politik, budaya, sosial, pendidikan, dan lain-lain.

3. Unsur Masyarakat

Yang dimaksud unsur masyarakat adalah kondisi dan situasi sosial saat puisi ini dibuat. Unsur masyarakat bisa berupa keadaan lingkungan sekitar hingga situasi politik suatu negara yang bersangkutan.

Contoh Puisi Sakit Hati Terbaru

Nah berikut ini adalah beberapa contoh mengenai Puisi sakit sakit yang bisa kalian jadikan referensi, simak dibawah ini :

1.Kenangan Abadi Cinta di Masa Lalu

Kenangan datang bersama lamunan

Terbang jauh ke dalam masa lalu

Cinta sudah lepas tak berbekas

Hanya sisakan kenangan di masa itu

Baca Juga:  35 Contoh Puisi Tentang Alam yang Penuh Makna dan Rasa Syukur

Kenangan abadi di atas cinta yang suci

Murni dan tulus tanpa modus

Kenangan dirimu selalu abadi selamanya

Terukir indah di hati kekal tak terganti

Takdir menjadi hal yang paling menyakitkan

Tapi tidak bisa dipersalahkan

Bagian dari ketetapan alam

Yang harus dijalankan tidak dengan keluhan

2.Perpisahan tanpa Penjelasan

Aku yang enggan bertanya

Dan kamu yang enggan menjelaskan.

Sampai kapankah kita mampu bertahan?

Sebelum setiap rasa yang tak terucap membawa kita semakin jauh

Lalu akhirnya yang tersisa di antara kita hanya kesunyian.

3. Puisi Patah Hati tentang Harapan Kosong

Mencoba tuk bertahan di tengah kepungan badai cobaan

Lelah dalam melangkah menggenggam cinta tak berbalas

Warna pelangi hanyalah semu yang dirasakan

Hilang tersalip awan-awan biru yang menderu-deru

Lupakan semua kenangan dan janji-janji hati

Kepastian sudah diberikan

Namun, pengkhianatan menjadi jawaban

Cinta sejati kini telah ternodai

Hampa terasa sunyi di dalam jiwa

Menanti harapan melepas masa-masa kelam

Melangkah maju menuju sebuah harapan

Cinta sejati sudah jauh dan pergi

Berlalu pilu ditelan oleh sang waktu.

4. Meredam Rindu

Sibuk,

Adalah salah satu caraku meredam rindu

Fokus pada prioritas hidup

Mengerjakan yang menjadi kewajiban

Tenggelam dalam rutinitas yang pasti

Meski di ujung malam,

Pada akhirnya aku tetap menyebut namanya

Berharap bertemu sejenak meski hanya dalam ilusi.

5. Awan Kelabu

Awan kelabu menjatuhkan

Rintik rindu di pipiku

Lara dihati ini

Bagai tak ada obatnya

Lembayung menyapa begitu lunglai

Seakan tahu sendu hatiku

Ku dekap erat cakrawala

Menceritakan semua rindu

Akara mulai hilang

Di tengah-tengah kegelapan

Tapi derai kerinduan

Masih terbelenggu hingga fajar.

 

Demikian ulasan mengenai Kumpulan Contoh Puisi Sakit Hati , yang bisa kalian jadikan rekomendasi untuk bisa mengerjakan tugas atau keperluan lain yang berhubungan dengan puisi-puisi. Semoga bermanfaat

1
LEBY NET
LEBY NET

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Kumpulan Contoh Puisi Sakit Hati Terbaru yang dipublish pada December 28, 2022 di website Lebynet.id

Artikel Terkait

Leave a Comment